Senin, 06 Oktober 2014

DEFINISI DAN PRINSIP KOPERASI

EKONOMI KOPERASI
DEFINISI DAN PRINSIP KOPERASI
TUGAS 2


FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
  

NAMA       : Putri Ocatavia
KELAS       : 2EA17
NPM           : 17213032




DEFINISI DAN PRINSIP KOPERASI

1.      Definisi Koperasi menurut ILO :
Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalam koperasi, yaitu :
Ø  Koperasi adalah perkumpulan orang-orang
Ø  Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan
Ø  Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai
Ø  Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
Ø  Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan
Ø  Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang

2.      Definisi Koperasi menurut Chaniago :
Drs. Arifinal Chaniago (1984) dalam bukunya Perkoperasian Indonesia memberikan definisi, “ Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang – orang atau badan hukum yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya”.

3.      Definisi Koperasi menurut Dooren :
Menurut P.J.V. Dooren tidak ada satu definisi koperasi yang diterima secara umum. Disini Dooren memperluas pengertian koperasi, dimana koperasi tidak hanya kumpulan orang-orang melainkan juga kumpulan badan-badan hukum.

4.      Definisi Koperasi menurut Hatta :
Menurut Hatta, untuk disebut koperasi, sesuatu organisasi itu setidak – tidaknya harus melaksanakan 4 asas. Asas – asas tersebut adalah :
Ø  Tidak Boleh dijual dan dikedaikan barang – barang palsu
Ø  Harga barang harus sama dengan harga pasar setempat
Ø  Ukuran harus benar dan dijamin
Ø  Jual beli dengan Tunai. Kredit dilarang karena menggerakan hati orang untuk membeli diluar kemampuannya.

5.      Definisi Koperasi menurut Munkner :
Munkner mendefinisikan koperasi sebagai organisasi tolong – menolong yang menjalankan “urusniaga” secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong – menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata – mata bertujuan ekonomi, bukan social seperti yang dikandung gotong – royong.
v  Prinsip menurut Munkner :
a)      Keanggotaan bersifat sukarela
b)      Keanggotaan terbuka
c)      Pengembangan anggota
d)     Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
e)      Manajemen dan pengawasan dilaksanakan scr demokratis
f)       Koperasi sbg kumpulan orang-orang
g)      Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi
h)      Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
i)        Perkumpulan dengan sukarela
j)        Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
k)      Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil – hasil ekonomi
l)        Pendidikan anggota

6.      Definisi UU No.25 / 1992 :
Koperasi adalaah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasar atas azas kekeluargaan.
v  Prinsip-prinsip koperasi menurut UU no.25 / 1992:
a)      Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
b)      Pengelolaan dilakukan secara demokratis
c)      Pembagian Sisa Hasil Usaha ( SHU ) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing – masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi)
d)     Pemberian balas jasa terhadap modal terbatas
e)      Kemandirian
f)       Pendidikan perkoperasian
g)      Kerjasama antar koperasi



Daftar Pustaka :

Minggu, 28 September 2014

Analisis 3 Konsep Koperasi dan 3 Aliran Koperasi

EKONOMI KOPERASI
ANALISIS 3 KONSEP KOPERASI DAN 3 ALIRAN KOPERASI






NAMA       : Putri Octavia
KELAS       : 1EA09
NPM           : 17213032


I.                   PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Ekonomi Koperasi adalah organisasi yang berbentuk bisnis, digerakan oleh orang seorangan berdasarkan kesukarelaan, Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai yaitu demi kepentingan bersama.
Dengan adanya koperasi ini juga di butuhkan suatu Konsep Koperasi. Tanpa adanya Konsep Koperasi tidak akan berdiri, begitu juga dengan Aliran Koperasi.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa isi dari 3 konsep koperasi?
2.      Apa kekuatan dan kelemahan dari 3 konsep koperasi tersebut?
3.      Apa isi dari 3 aliran koperasi?
4.      Apa kekuatan dan kelemahan dari 3 aliran koperasi tersebut?
5.      Apa yang paling baik dari 3 konsep koperasi

C.     Tujuan Penulisan Makalah
Bertujuan untuk mengalisis apa yang penulis ketahui tentang Rumusan Masalah yang penulis tulis, dan untuk mengetahui konsep koperasi mana yang lebih baik menurut penulis.


II.                TINJAUAN PUSTAKA

Dalam pembuatan makalah Ekonomi Koperasi ini, penulis mengambil beberapa contoh dari Blog-Blog senior Universtas Gunadarma.  Didalam blog yang penulis temukan masih belum cukup untuk menuntaskan apa yang penulis permasalahkan. Perbedaan dari hasil makalah yang penulis punya dengan blog yang penulis temukan adalah makalah yang penulis buat lebih lengkap dan jelas dari isi blog yang penulis temukan.


III.             ANALISIS DAN PEMBAHASAN

1.      Terdapat 3 Konsep Koperasi :
Ø   Konsep Koperasi Barat
yaitu merupakan organisasi ekonomi, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai kesamaan kepentingan, bermaksud mengurus kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
Ø  Konsep Koperasi Sosialis
yaitu koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasinalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Ø  Konsep Koperasi Negara Berkembang
yaitu koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembina an dan perkembanganya.


2.      Kekuatan dan Kelemahan 3 Konsep Koperasi

Ø  Konsep Koperasi barat
·         Kekuatan :
a)  Kesukarelaan dan mempunyai kesamaan kepentingan, membuat organisasi ini jadi lebih lancar di jalannkan karna mempunyai kepentingan yang sama.
b) Menanggung resiko bersama, karena mempunyai kesamaan kepentingan.
c)      Mencari keuntungan bersama.
·         Kelemahan :
a)      Tidak ada ketetapan anggota, karna dijalani secara sukarela.
b)      Pemerintah hanya sebagai regulator.

Ø  Konsep Koperasi Sosialis
·         Kekuatan :
a)      Direncanakan dan di kendalikan oleh pemerintah, sudah ada yang    mengatur jalannya koperasi.
b)      Menciptakan kesejahteraan masyarakat.
c)  Bertujuan  untuk  merasinalkan  produksi, untuk menunjang  perencanaan nasional.
·         Kelemahan :
a)    koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.

Ø  Konsep Koperasi Negara Berkembang
·         Kekuatan :
a)      Berkembang dengan ciri tersendiri.
b)      Adanya campur tangan pemerintah.
c)      Bertujuan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi.
·         Kelemahan :
-
                                       
3.      Terdapat 3 Aliran Koperasi
Ø  Aliran Yardstick
suatu kekuatan untuk menyeimbangkan, menetralisasikan, menstabilkan dan mengoreksi perekonomin negara tersebut. Pemerintah tidak ikut campur tangan terhadap  keadaan koperasi tersebut.
Ø  Aliran Sosialis
adalah di dalam koperasi tersebut tidak membedakan kalangan atas, menengah, ataupun bawah. Tidak ada campur tangan pemerintah.
Ø  Aliran Persemakmuran (common wealth)
sebagai wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan stratgis dan juga koperasi memiliki peranan penting dalam sektor perekonomian masyarakat. Adanya campur tangan pemerintah bertujuannya agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat berjalan baik. maju tidaknya koperasi ini, menjadi tanggug jawab pemerintah.


4.      Kekuatan dan Kelemahan 3 Aliran Koperasi

Ø  Aliran Yardstick
·         Kekuatan :
a)   kekuatan untuk menyeimbangkan, menetralisasikan, menstabilkan dan mengoreksi perekonomin negara tersebut.
·         Kelemahan :
a)      Tidak ada campur tangan pemerintah 
b)  Maju  tidaknya koperasi tersebut tergantung anggota koperasi itu sendiri.

Ø  Aliran Sosialis
·         Kekuatan :
a)     Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Karna sistemnya yang sangat menguntungkan.
b)      Lebih mudah untuk menyatukan rakyat.
c)      Karna itu, aliran ini bersifat netral yang tidak membeda-bedakan kalangan atas, menengah, dan bawah.
d)     Bersifat kekeluargaan.
·         Kelemahan :
a)      Tidak ada campur tangan pemerintah.

Ø  Aliran Persemakmuran (common wealth)
·         Kekuatan :
a)      Adanya campur tangan pemerintah. Bertujuan agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat berjalan baik.
b)      Maju tidaknya koperasi, menjadi tanggung jawab pemerintah.
c)      Menjadi wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan strategis.
d)     Memiliki peranan penting dalam sektor perekonomian masyarakat.
·         Kelemahan :
-

5.      Menurut penulis Konsep Koperasi yang paling baik diantara 3 Konsep Koperasi
Berdasarkan analisis penulis mengenai 3 konsep koperasi, menurut penulis yang paling baik adalah Konsep Koperasi Barat. Walaupun konsep ini tidak ada campur tangan pemerintah, tetapi seperti yang penulis sudah beri tahu di Kekuatan dari Konsep Koperasi Barat, yaitu a) Kesukarelaan dan mempunyai kesamaan kepentingan, membuat organisasi ini jadi lebih lancar di jalannkan karna mempunyai kepentingan yang sama. b) Menanggung resiko bersama, karena mempunyai kesamaan kepentingan. c) Mencari keuntungan bersama. Karna hal tersebut, Konsep Koperasi ini dapat menjalankan organisasi Koperasi dengan  peraturan yang dibuat bersama, resiko ditanggung sendiri, keuntungan dibagi bersama, dll. Tanpa ada campur tangan pemerintah.

                                                                                       

IV.             KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan analisis yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Konsep dan Aliran Koperasi ini menjadi dasar untuk menjalankan suatau organisasi koperasi.
Penulis bisa menyarankan, bahwa jika ingin membangun suatu organisasi koperasi harus mengetahui Konsep dan Aliran Koperasi.


V.                REFERENSI



Minggu, 30 Maret 2014

article (a,an,the)

Article (a, an, the)

(Indefinite)  ‘a’ and ‘an’ used to know, the unknown thing and only for one a thing not more than one.

Difference ‘a’ and ‘an’ : 
   Ø  We using ‘a’ if the word started with consonant . which is “b c d g p  ,etc”
             Example :        andy will bring a book tomorrow
(in this example, we know if andy will bring a book, but we don’t know what the book brought by andy)
   Ø  We using ‘an’ if the word started with vocal letter. Which is “a i u e o”
             Example :        when i  was at  the zoo, i saw an elephant
(in this example, maybe there is any elephants at the zoo, but only one elephant  discussed)

(Definite) ‘the’ thats mean definite or clear.

            Example :        close the door!
(in this example, thats mean that speaker and lawan bicara already knows which door should be closed)


TUGAS!!!
IN THE FOLLOWING SENTENCE SUPPLIES THE ARTICLES (A AN THE) IF THEY ARE NECCESSARY, IF NO ARTICLE IS NECCESSARY, LEAVE THE SPACE BLANK...

     1.      Jasson’s father bought him THE bicycle that he had wanted for his birthday
     2.      Please give me A cup of --- coffe with --- cream and --- sugar
     3.      No one in THE spanish class is knew THE correct answer to ---  mrs.perez’s question
     4.      When you go to A store, please buy A bottle of A chocolate milk and A dozen oranges
     5.      THE lase arie is one of THE five great lakes in THE  north america



NAMA             : Putri Octavia
KELAS            : 1EA09
NPM                : 17213032